 |
|
Monday, August 31, 2009
Apakah itu merdeka namanya?
Apakah itu merdeka namanya?
sedang nusa diancam celaka
bangsa pula menjunam leka
Apakah itu merdeka namanya?
kalau masih tersenyum bangga
melihat si pura bermaharajalela
menyaksikan si raja yang bukan raja
Apakah itu merdeka namanya?
dari danau-danau yang diteroka
Apakah itu merdeka namanya?
kalau hanya seringgit dua
sedangkan jutaan yang mereka rasa
kita hanya sekadar bangsa Malaysia
di setiap inci pelusuk dunia...

Posted at Monday, August 31, 2009 by nurdia
Permalink
Sunday, May 10, 2009
ibu..........oh ibu....selamat hari ibu
Air mata ibu mengalir, bila mendengar tangisan si kecil, masih merah salutan darah kelahiran. Biarpun penat bersabung nyawa, senyuman tetap terukir ceria memekar taman jiwa. Segala puncak sengsara hancur semerta, selamat zuriat melihat dunia...
Air mata ibu menitis lagi, bimbang resah mengulit diri, sepanjang malam berjaga gelisah, kerana si kecil masih mentah meraung sakit ditimpa musibah...
Hari itu, air mata ibu bergerimis lagi, bukan kepiluan tapi kebanggaan, melihat permata digilap kejayaan tak kering bibirnya dengan senyuman, tak lekang lidahnya pujian kesyukuran...
Takdir tuhan siapa menyangka, harap panas bertahan sang hujan bertamu ditengah laman...
Tika ini, air mata ibu bergenang kelukaan, hati tua robek sarat calaran, permata kebanggaan hilang kilauan kemanusiaan, didikan tinggi tiada pedoman, akibat gelap hati iman harta nafsu jadi panduan...
Kemuliaan ibu, hilang ditimbus padam, insan mulia yang sarat pengorbanan ditinggal gersang...
Rintihan si ibu, Kesepian... Kesedihan... Kekecewaan...
Bukan balasan jasa pintaan jua, cukuplah secebis kasih permata sementara jasad bersisa nyawa biar tenang menutup mata...
Posted at Sunday, May 10, 2009 by nurdia
Permalink
Saturday, January 31, 2009
aku seumpama kaca ditengah permata...
Senandung rindu mendayu Mengiring langkah yang makin tersungkur Terlalu jauh pendakian Begitu tingginya pengharapan Bermusim lama mencari Tak ku temui sampai kini
Tak henti jiwa dipalu Dugaan demi dugaan menguji Rebah dan bangun sendirian Mencari bumbung perteduhan Mereka sering riang tertawa Sedangkan aku hanya sepi sendiri
Perjalanan masa Mengajar hati Semakin tabah kini Di dalam kemarau dan gerimis Aku tetap tabah mengharungi liku-liku perjalanan tak pasti
Tuhanku Aku bagaikan sebutir pasir Yang lemah lagi kerdil Teguhkanlah keimanan jiwaku Agar tidak aku terpesong dari MU
Beribu teman ketawa Payah sekali untuk ku temui Yang sanggup bersatu Di dalam susah mahu dalam senang Yang hadir cuma kepalsuan Dugaan demi dugaan Aku pasrah menadah tangan....
Posted at Saturday, January 31, 2009 by nurdia
Permalink
Friday, January 30, 2009
mana harus ku pilih
jalan yang penuh ranjau
atau jalan yang penuh berliku
kedua-duanya ada cabaran dan dugaan
jalan mana harus ku lalui
kerna kedua-dua tak sanggup nak ku redah
buntu....
buntu aku memikirkan nya....
biarkan aku di sini
sendiri menyelusuri hari-hari sepi ku
sehingga tiba masa
aku dijemput NYA
itu pilihan terbaik buat masa nie....
Posted at Friday, January 30, 2009 by nurdia
Permalink
Monday, January 12, 2009
Pergilah Biaq Ia Berlalu....
Bersama angin ku biarkan ianya berlalu, Begitulah yang ku harapkan, Pergilah di kau wahai rindu, Pergilah di kau wahai sayang, Pergilah jauh dari ingatan,
Biarlah aku sendiri menjadi seorang yang penanti, Tangan menari di atas papan kekunci, Meluahkan perasaan di hati, Penantian yang entah bila kesudahan,
Rindu tenggelam, Hati tersimpan, Tetap menyimpan, Sukar dipadam,
Kadang aku harus mengejar realiti, Kadang jua harus mengenang kembali, Inilah kehidupan, Inilah kenyataan, Yang kadang teramat sukar dimengerti......
Posted at Monday, January 12, 2009 by nurdia
Permalink
Thursday, December 18, 2008
Ku menatap dalam kelam
Tiada yang bisa ku lihat
Selain hanya nama Mu Ya Allah
Esok atau kah nanti
aku kan pergi mengadap MU
Ampuni semua salah dan dosa ku
Lindungi aku dari segala fitnah dan noda
sesama manusia ciptaan Mu
Kau tempatku meminta
Kau beriku bahagia
Jadikan aku selamanya
Hamba Mu yang selalu taat setia pada ajaran Mu
Ampuniku Ya Allah
Yang sering melupakan Mu
Yang sering lalai dan leka
Yang sering alpa dengan nikmat duniawi
Saat Kau limpahkan kurnia Mu
Dalam sunyi aku bersujud
Pada Mu Allah nan satu.....
Terima kasih Allah swt ....
hanya pada Mu aku berserah...
Posted at Thursday, December 18, 2008 by nurdia
Permalink
Friday, December 05, 2008
titik hitam itu
kan pasti kekal di situ
tak siapa bisa memindahkan
kerna ia telah ditakdirkan ujud situ
ia tetap memberi kesan yang mendalam buat diri ku....
namun aku redha
mungkin itu takdir buat diri ku
walau ia tidak ku ingin kan.....
membuat ku kembali mengingati MU
kembali kepada NYA
memuhasabah diri.....
Posted at Friday, December 05, 2008 by nurdia
Permalink
Monday, December 01, 2008
BILA ENGKAU MEMANDANG SEGALANYA DARI...
bila engkau memandang segalanya dari tuhanmu,
yang mencipta segalanya,
yang menimpakan ujian,
yang menjadikan sakit hatimu,
yang membuatkan keinginanmu terhalang serta menyusahkan hidupmu..
pasti akan damailah hatimu...
kerana masa kan Allah sengaja mentakdirkan segalanya untuk sesuatu yang sia-sia...
bukan Allah tidak tahu deritanya hidupmu,
retaknya hatimu...
tapi mungkin itulah yang Dia mahu..
kerana Dia tahu hati sebeginilah yang selalunya lebih lunak dan mudah untuk dekat dan akrab dengan NYA...
Posted at Monday, December 01, 2008 by nurdia
Permalink
Sunday, November 30, 2008
telah lama aku mengunci hati ini
tak siapa biasa mengetuk hati batuku...
setelah sekian lama membeku....
tapi kau berjaya menyentuh hati ku
membuat aku tak tentu keruan....
resah.... gelisah.... membuatkan aku tak lena tido
gerak jantung ku lebih pantas dari normal...
selepas sehari dari itu
kau bisa meluah aper yang terbuku dihati
sedang aku...
terkedu... tidak mempercayainya
keikhlasan mu menjadi mainan ku...
kerna aku takut... takut untuk menghadapi kenyataan
terlalu takut dengan situasi itu...
akhirnya kau putus asa...
kecewa dengan sikap ku...
padamu aku hanya mempermainkan mu...
maafkan aku...maafkan aku....
setelah kau pergi baru ku sedar akan kesilapan ku
Ya Allah....
kenapa ini biasa terjadi lagi
sedangkan aku terlalu berhati-hati....
tak mahu terkecewa...
pedih.. pilu menyelubungi jiwaku....
kini baru aku tersedar....
aku bukan bermimpi...
bukan jua dalam khayalan.....
Ya Allah....
aku menyayangi nya....
benar-benar menyayanginya....
p/s: salam kemaafan ku pinta dr mu.... tak terniat utk aku mempermainkan mu.... seharus nya kau memahami situasi ku... bukan terus mengambil tindakan nekad itu....
Posted at Sunday, November 30, 2008 by nurdia
Permalink
Sunday, November 23, 2008
Biarkan rindu bermukim, Biarkan resah bermusim, Biarkan ingatan meruntun,
Biarkan pengharapan beralun,
Biarkan keinginan memuncak,
Biarkan.... dan biarkan.....
Nanti bila ditemukan, akan dilepaskan layar resah di laut damai,
akan berlalu segala keresahan yang bermukim moga akan kembali ceria kehidupannya nanti.
Posted at Sunday, November 23, 2008 by nurdia
Permalink
|
|
 |